Menjadi Lebih Baik
Setelah Mengikuti Nakama Academy
Haloo…. Kalian udah
pada tau belum Nakama Academy itu apa? Pada artikel sebelumnya kelompok gw udah
jelasin tentang Nakama Academy, nah sekarang gw bakal ceita mengenai pelajaran
yang gw dapat selama mengikuti Nakama Academy. Sebelum Nakama Academy itu
mulai, gw udah ikut kerja dulu selama sebulan di Tokopedia dan gw mendapat
informasi dari alumni Nakama Academy beberapa bulan yang lalu bahwa selama di
Nakama Academy kalo bisa dapat aktif dalam berdiskusi, aktif bertanya karena
katanya bakal ada penilaian lebih dari ke aktifan selama mengikuti Nakama
Academy. Mendengar hal tersebut gw merasa tertantang sih karena memang
kelemahan gw itu kurang percaya diri buat ngomong di depan umum. Gw juga
orangnya tuh kurang focus sama apa yang gw kerjain.
Nah, pada hari pertama
ada pembagian kelompok dari 30 peserta di bagi jadi 6 kelompok, yaitu Bear,
Komodo, Dragon, Crow, Sugar Glider, dan Wolf. Gw ikut dalam kelompok Sugar
Glider dan beberapa anggota memilih gw untuk jadi ketua kelompok, lalu dari
panitia Nakama Academy meminta kita untuk memilih ketua dan wakil ketua untuk
Nakama Academy Batch II, dan tanpa sengaja terpilihlah Joe sebagai ketua dan gw
sebagai wakil ketua, alasan gw mau sebagai ketua karena sebelumnya dapat
informasi kalau di Nakama Academy ini akan dinilai ke aktifannya, nah makanya
gw mencoba memberanikan diri untuk lebih aktif di Nakama Academy ini, salah
satunya menjadi ketua kelompok dan wakil ketua Nakama Academy Batch II. Menurut
gw ketua dan wakil itu cuma formalitas doang sih dan bisa menjadi penghubung
antara peserta dan panitia.
Selama di sini gw
selalu berusaha untuk memberanikan diri jadi lebih aktif di segala kegiatan,
karena memang selama ini gw tuh bisa di bilang "jago kandang", berani
ngomong cuma di lingkungan sendiri atau temen-temen yang gw kenal tapi di sini
gw mencoba berani keluar dari zona aman.
Gw belajar banyak hal
di Nakama Academy, yang awalnya gw cuma tau jobdesk divisi gw (operasional
resolusi) tapi di sini gw belajar tentang Scrum, bagaimana cara bikin sebuah
acara padahal yang selama ini gw pikir bikin acara tuh ga terlalu rumit tapi
pas gw coba bikin tuh susah ya. Selanjutnya, bagaimana cara memecahkan masalah,
bagaimana cara menjadi Customer Care yang baik sebenernya seluruh Nakama itu
adalah customer care Tokopedia walaupun memang divisi mereka bukan disana tapi
mereka setidaknya ada sedikit pengetahuan per divisi dan orangnya. Lalu gw juga
belajar bagaimana cara berbicara di depan umum, cara melakukan presentasi, bagaimana
jika bekerja di bawah tekanan,bekerja sama dengan orang-orang baru dengan
karakter yang berbeda, dan lain-lain. Selain pengetahuan gw lebih bertambah
mengenai divisi lain, gw jadi banyak temen juga dengan berbagai divisi, thanks
banget deh Tokopedia udah punya ide untuk training yang fun kayak gini, dan
didukung dengan auditorium yang keren banget desainnya dan bisa duduk santai
dan ga harus duduk rapih kayak anak sekolahan, jadi sebagai peserta ga bakal
bosen deh untuk duduk lama di ruangan ini. Di bangkunya juga ada rumput
sintesisnya jadi bikin suasana lebih adem dan di tambah AC yang dingin jadi
bikin betah di ruangan apa lagi kalo sambil rumpi-rumpi bareng Newnakama.
Ada beberapa hal yang
menurut gw masih kurang sih di Nakama Academy ini, seperti peraturan yang di
bikin pantia tuh kurang sinkron, antara 1 panitia dengan panitia yang lainnya
tuh berbeda, jadi bikin kita sebagai peserta sedikit kebingungan dan ada
beberapa divisi yang memberikan materi juga kurang jelas jadinya agak ngantuk. Menurut
gw tugasnya ga terlalu berat sih tapi kurangnya waktu untuk ngerjain tugasnya,
selesai Nakama Academy jam 6 sore lalu masuk jam 9 pagi, jadi gw sangat kurang
waktu untuk tidur karena ngerjain tugas dan akibatnya gw kadang suka kesiangan
atau pas mulai masuk gw malah ngantuk, capek dechh.. Kalau bisa training untuk
salah satu divisi itu cukup 1 hari aja sih, jadinya gak bosen.
Jadi kesimpulan gw
pelajaran yang gw dapat di Nakama Academy ini banyak....banyaaakkk.... Seperti
makin banyak tau jobdesk tiap divisi, siapa aja yang kerja di divisi itu, dan
memang tiap divisi itu berhubungan erat sama divisi yang lain. Pengaruh Nakama
Academy terhadap diri gw sendiri itu salah satunya gw jadi lebih berani
mengungkapkan pendapat gw di depan umum, selalu bertanya jika terdapat sesuatu
yang gw anggap ga ngerti, lebih fokus dengan apa yang gw kerjakan, dan lebih
mengerti bagaimana jika bekerja dalam tim, jadi lebih terorganisir dalam
melakukan sesuatu , contohnya itu kalo gw mau melakukan sesuatu pertama gw
harus mikir langkah-langkah untuk mencapat tujuan tersebut itu bagaimana, dan
ga menyalahkan orang lain, jadi sebelum gw mikir bahwa kesalahan terdapat sama
temen gw, gw harus mikir dulu atau introspeksi diri sendiri apakah yang gw udah
lakuin itu bener atau ga, dan gw juga harus bertanggungjawab jika nantinya gw
diberi tugas oleh atasan gw, menurut gw itu penting banget sih jika udah di
beri tanggungjawab sebisa mungki kita harus bisa kerjakan.
Semoga aja Nakama
Academy tahun depan jadi "make it better" ya, gw yakin tiap tahun
Nakama Academy ini bakal keren banget sih, dan bisa menghasilkan para Nakama
yang berkualitas sehingga dapat berpengaruh besar sama Tokopedia itu sendiri.


0 comments:
Post a Comment